LONDON – Arsene Wenger akhirnya angkat bicara soal keputusan mantan klubnya, Arsenal, melepas Serge Gnabry pada jendela transfer musim panas 2016. Wenger menyebut ada peran Bayern Munich di balik keputusan Gnabry akhirnya angkat kaki dari Arsenal pada saat itu.

Sebagaimana diketahui, Gnabry sendiri memang mengawali karier profesionalnya sebagai pesepakbola bersama Arsenal. Di London Utara, Gnabry menghabiskan tiga musim sebelum akhirnya hengkang pada 2016 ke Werder Bremen.

Serge Gnabry saat masih membela Arsenal

Keputusan melepas Gnabry tersebut mungkin akan menjadi salah satu penyesalan terbesar bagi manajemen Arsenal. Sebab usai hengkang dari Emirates Stadium –markas Arsenal, karier Gnabry justru melesat bak anak panah.

Baca Juga: Ceballos: Saya Tak Menyesal Telah Tinggalkan Madrid

Ya, semusim membela Bremen, Gnabry pun lalu bergabung dengan raksasa Liga Jerman, yakni Bayern. Kiprah Gnabry sendiri bersama Bayern juga cukup menjanjikan. Teranyar ia berhasil menyarangkan empat gol ketika Bayern membantai Tottenham Hotspur 7-2 di matchday kedua Grup B Liga Champions 2019-2020.

Wenger yang pada saat Gnabry hengkang masih berstatus sebagai manajer Arsenal pun akhirnya angkat bicara soal kepindahan sang pemain. Wenger menuduh Bayern melakukan langkah ilegal agar Gnabry cepat-cepat angkat kaki dari Arsenal.

“Kami mencoba untuk memperpanjang kontrak Serge untuk jangka waktu yang sangat lama dan saya pikir Bayern memanipulasi dari belakang layar, bahwa jika ia bergabung dengan Bremen maka bisa pindah ke Bayern setelah itu,” ucap Wenger, seperti disadur dari Talksport, Kamis (10/10/2019).

Serge Gnabry

“Ia memang merupakan pemuda yang penuh talenta tapi waktu itu kekurangan kepercayaan diri dalam beberapa panggung, tapi kami selalu meyakininya sebagai pemain yang bisa meraih banyak hal,” sambung pria berkebangsaan Prancis tersebut.

Baca Juga: Wenger ke Arsenal: Jangan Berhenti Percaya kepada Emery!

“Ia kembali (ke Arsenal) setelah pengalaman buruk selama masa pinjaman bersama West Brom Albion yang menghancurkan kepercayaan dirinya. Saya berusaha membangkitkannya karena saya percaya pada kemampuannya,” tuntasnya.

ori