JAKARTA – Tim Nasional (Timnas) Indonesia akan menjamu Thailand di matchday kedua Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, Selasa 10 September 2019 malam WIB. Meski Thailand tidak dapat diperkuat duo penyerang Teerasil Dangda dan Adisak Kraisorn yang mengalami cedera, skuad racikan Akira Nishino bisa dibela sang gelandang kreatif, Chanathip Songkrasin.

Nama Chanathip sudah tidak asing bagi pencinta sepakbola Tanah Air. Ia berperan saat membawa Thailand U-23 menang 1-0 atas Indonesia di final SEA Games 2013. Selain itu, playmaker 25 tahun itu juga turun saat Thailand tiga kali bertemu Indonesia di Piala AFF 2016.

Chanathip Songkrasin

Bahkan saat Thailand menang 2-0 atas Indonesia di leg II final Piala AFF 2016, Chanathip membuat satu assist atas gol yang dibuat Siroch Chattong. Pesona pria bertinggi badan 158 sentimeter itu di percaturan sepakbola Asia Tenggara tak perlu diragukan lagi.

BACA JUGA: Menanti Aksi Beto Goncalves di Laga Indonesia vs Thailand

Berkat performa apiknya bersama Thailand dan Muangthong United, Chanathip sejak 2017 membela klub asal Jepang, Consadole Sapporo. Tidak sekadar menjadi pelengkap seperti pemain-pemain Asia Tenggara lainnya yang berkarier di Jepang, Chanathip justru menjadi personel andalan Consadole.

Terbukti musim ini saja, Chanathip telah mengoleksi empat gol dan enam assist dari 21 pertandingan bersama Consadole di Liga Jepang 2019. Berkat gol dan assist dari Chanathip, Consadole saat ini bertengger di posisi tujuh Liga Jepang 2019 dengan koleksi 39 poin, terpaut 13 angka dari FC Tokyo di tangga teratas.

Chanathip Songkrasin

Baru-baru ini, Chanathip pun mendapat pujian dari pesepakbola legenda Spanyol, Fernando Torres. Tores mengatakan Chanathip sebagai gelandang cerdas yang sangat piawai dalam membawa bola plus melepaskan umpan. Torres pun pernah berduel langsung dengan Chanathip saat membela Sagan Tosu di Liga Jepang 2018 dan 2019.

Sekarang, tugas Zulfiandi maupun gelandang Timnas Indonesia lainnya untuk mematikan pergerakan Chanathip. Lengah sedikit saja, gawang Andritany Ardhiyasa yang bisa jadi taruhannya.

ori