BRACKLEY – Pembalap andalan Tim Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton, memberikan pujian kepada salah satu rivalnya di kejuaraan dunia Formula One (F1) musim 2019, yakni Max Verstappen. Hamilton mengaku terkesan dengan respek tinggi yang ditunjukkan Verstappen kala keduanya bertarung di F1 Grand Prix (GP) Hungaria 2019.

Sebagaimana diketahui, jalannya balapan di Sirkuit Hungaroring beberapa waktu lalu memang berlangsung sangat seru, khusus pada barisan depan. Ya, Hamilton berhasil melewati Verstappen yang sejatinya memimpin balapan sejak lap pertama.

Max Verstappen dan Lewis Hamilton

Strategi dua pit stop yang dilakukan Hamilton ternyata tepat untuk bisa memangkas jaraknya dengan Vestappen. Sebelum akhirnya pembalap berjuluk The Boss tersebut mampu melewati Verstappen beberapa lap jelang bendera finis berkibar.

Baca Juga: Hamilton Mengaku Belum Punya Pikiran untuk Pensiun

Meski pada akhirnya tersalip oleh Hamilton, Verstappen tidak menunjukkan tanda-tanda melakukan perbuatan licik. Sikap tersebutlah yang akhirnya membuat Hamilton tidak segan melayangkan pujiannya kepada sang rival.

“Penting bagi kita untuk melihat rasa hormat antara kami berdua di sana (F1 GP Hungaria 2019). Kami benar-benar saling menghormati, dan saya berharap itu bisa berlanjut,” ucap Hamilton, seperti diberitakan oleh Motorsport, Selasa (13/8/2019).

Max Verstappen dan Lewis Hamilton

“Begitu saya naik ke posisi dua, saya langsung berpikir: ‘Oke, ini adalah duel yang sering dibicarakan, saya dengan Max. Mudah-mudahan kami bisa mendapatkannya hari ini’. Benar-benar luar biasa. Dia bisa menempatkan mobil di posisi yang bagus. Saya memberikan dia ruang. Dari pola pikir, kami sama, tapi dari gaya bertarung, kami cukup berbeda,” lanjutnya.

Baca Juga: Performanya Disebut Menurut karena Faktor Usia, Begini Jawaban Hamilton

“Jika kami bertarung dengan jumlah poin yang sama, mungkin duelnya akan berjalan lebih agresif. Tapi itu tidak diperlukan. Yang penting adalah bagaimana kita bisa menyalip dengan manuver yang bersih dan meyakinkan,” tutup pembalap berkebangsaan Inggris tersebut.

ori