JAKARTA – Secara aklamasi 9 fraksi dan kelompok DPD RI menyetujui Bambang Soesatyo sebagai ketua MPR RI dalam rapat paripurna yang dipimpin ketua sementera Abdul Wahab Dalimunthe dan Hillary Brigitta Lasut.

Aklamasi dicapai setelah lobi tingkat tinggi antara Megawati dan Prabowo Subianto menyepakati Bambang Soesatyo didaulat menjadi Ketua MPR RI.

Hal itu diketahui setelah rapat dilanjutkan menyusul selesainya kesempatan lobi yang diberikan ketua sidang. “Kami persilakan Fraksi Gerindra untuk menyampaikan hasil dari lobi yang dilakukan,” kata Abdul Wahab.

Ketua Fraksi Gerindra Riza Patria yang didaulat jadi juru bicara kemudian menungkapkan adanya lobi antara Praabowo dengan Megawati, dan membuat kesepakatan untuk kepentingan bangsa Indonesia.

“Dari hasil konultasi antara ketua umum kami, Bapak Prabowo Subianto dengan Ibu Megawati Soekarnoputri, beliau berdua sepatak untk  menjaga kelangsung MPR RI dan negara NKRI,” kata Ahmad Reza Patria.

Ketua sidang kurang puas dengan jawaban dari Ketua Fraksi Gerindra tersebut.  Abdul Wahab ingin kejelasan soal siapa yang diusung untuk diajukan sebagai Calon Ketua MPR.

“Dari hasil lobi tersebut, kamai sepakat mengusung Bapak Bambang Soesatyo untuk menjadi Ketua MPR RI,” kata Reza lagi, disambut tempuk tangan panjang seluruh anggota MPR yang hadir di rapat peripurna tersebut.

Ketua sidang pun menegaskan dan menyimpulkan jawaban itu, dan meminta tepuk tangan hadirin disudahi dulu. “Sudah cukup tepuknya. Hadirin yang kami mulyakan, sesuai aturan MPR, secara musyawarah mufakat, maka dengan mufakat dan aklamasi, saudara Bambang Soesatyo kita setujui sebagai  Ketua MPR RI. Setujuuuu?’ Abdul Wahab mempertanyakan kepada seluruh anggota sidang.

Floor menjawab gemuruh: “Setujuuu….,” disambut teput tangan panjang membahana di ruangan yang dibangun di era Presiden Soekarno itu.  Tok, ketok palu pun dipukulkan oleh Ketua Sementara,” Bamsoet jadi Ketua MPR.

Bamsoet pun langsung mendapat ucapan selamat dari para anggota MPR, temasuk mendapat cipika-cipiki, sehingga ketua sidang pun meminta adegan itu dihentikan dulu. “Sudah ya cipika-cipikinya, kita lanjutkan lagi.

Abdul Waham lantas melanjutkan unuk segera ke acara pelantikan, Hanya saja ia mengungkapkab, Ketua MA M Hatta saat itu sedang terkena macet.

“Ya, ini Ketua MA yang akan mengambil sumpah masih terkenca macet sedikit. Mungkin ini tanda-tanda zaman ya,” ungkapnya disambut tawa panjang anggota.

Kemudian Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono membacakan petikan putusan MPR, tentang susuna pimpinan MPR. Disebutkan, Ketua MPR Bambang Soesatyo, didampingi 9 Wakil Ketua, yakni  Ahmad Basarah (FPDIP), Ahmad Muzani (Geridnra), Lestari (Nasdem),  Jazilul Fawaid (PKB), Syarif hasan (Dmokrat), Zulkifli Hasan (PAN), Hidayat Nurwahid (PKS), Arsul Sani (PPP), dan Fadil Mmuhammad (DPD RI).   (win)

 

ori