DORDRECHT – Tiga orang tewas, sementara seorang korban lainnya mengalami luka-luka dalam sebuah insiden penembakan di Kota Dordrecht, Belanda.

Laporan surat kabar De Telegraaf yang dilansir BBC, Selasa (10/9/2019) menyebutkan bahwa pelaku diduga merupakan seorang polisi, dan insiden itu merupakan kasus penembakan keluarga, namun sejauh ini hal itu belum dikonfirmasi. Surat kabar tersebut melaporkan bahwa pelaku diyakini sebagai salah satu orang yang tewas, setelah bunuh diri usai melakukan aksinya.

Sementara itu surat kabar lokal, BN DeStem melaporkan bahwa dua korban lainnya adalah anak-anak berusia delapan dan 12 tahun, putri dari pelaku dan korban keempat yang mengalami luka-luka. Disebutkan bahwa pelaku dan pasangannya telah berpisah tetapi masih hidup bersama.

Namun, polisi masih belum secara resmi mengonfirmasi rincian insiden tersebut. Sebuah tweet oleh polisi Rotterdam hanya akan mengonfirmasi kematian dan bahwa pekerjaan forensik sedang berlangsung. Mereka mengatakan perincian lebih lanjut akan diberikan sesegera mungkin.

Wali Kota Dordrecht, Wouter Kolff, juga turut menggunakan Twitter untuk menyatakan simpati dan belasungkawa kepada mereka yang terlibat dalam insiden tersebut. Dia mengatakan akan mengunjungi lokasi kejadian pada Senin.

Dordrecht berjarak sekitar 20 km di tenggara Rotterdam dan memiliki populasi sekira 120.000 jiwa.

(dka)


ori