Istilah sugar baby dan sugar daddy sudah tidak asing lagi bagi masyarakat perkotaan. Bahkan kedua istilah itu sempat menjadi sorotan beberapa waktu lalu. Sekadar informasi, sugar baby merujuk pada perempuan belia dan sugar baby adalah pria yang usianya rata-rata di atas 35 tahun.

Perempuan belia yang menjadi sugar baby biasanya membutuhkan sokongan dana untuk kehidupan sehari-hari. Mereka mendapatkan itu dari para sugar daddy yang sudah matang secara finansial. Hubungan di antara keduanya bisa dikatakan simbiosis mutualisme.

Sugar baby biasanya akan menemani sugar daddy kapan pun dibutuhkan. Entah itu hanya sekadar untuk ngobrol, makan di restoran, pergi ke suatu acara, atau bahkan pergi liburan bersama. Sebab sugar daddy biasanya adalah pria kesepian yang masih hidup melajang namun membutuhkan sosok ‘teman’. Tapi di sisi lain, ada pula sugar daddy yang sudah memiliki istri.

 Infografis

Seorang perempuan bernama Rylee adalah contoh sugar baby untuk pria yang sudah beristri. Melansir Huff Post, Minggu (15/9/2019), Rylee mengaku ia menjadi sugar baby untuk pria beristri yang kaya raya dan menghujaninya dengan berbagai hadiah mewah. Sebut saja mobil, liburan mewah, wisata belanja, dan uang tunai bernilai ribuan dolar setiap bulan.

“Sebelum memulai hubungan dengan pria yang akan menjadi sugar daddy, saya selalu membicarakan keuangan,” ungkap Rylee saat menjadi bintang tamu di salah satu tayangan talk show di Amerika Serikat beberapa waktu lalu.

Dirinya mengungkapkan ia mau menjadi sugar baby asalkan mendapat uang sebesar $ 5 ribu (sekira Rp69,8 juta) selama seminggu dan $ 2 ribu (sekira Rp27,9 juta) sehari. Selain itu, Rylee juga tidak melakukan hubungan seksual atau menunjukkan tubuhnya tanpa busana dengan para sugar daddy. Hubungan mereka benar-benar hanya sebatas saling menemani.

Meskipun mendapat predikat negatif sebagai perusak rumah tangga dan pelacur, Rylee tidak keberatan. Baginya selama kebutuhan finansialnya terpenuhi, itu tidak menjadi masalah.

Lima tahun menjadi sugar baby, Rylee berhasil memiliki empat mobil dan melakukan operasi payudara. Selain itu, ia mengklaim kehadirannya dapat membantu memperbaiki hubungan sugar daddy dengan istrinya.

Rylee dalam acara talk show itu membeberkan alasan pria beristri mau menjadi sugar daddy dan mencari sugar baby. Salah satunya karena mencari sesuatu yang tidak lagi ditawarkan oleh istrinya.

“Setelah menikah begitu lama, pasangan biasanya kehilangan hal-hal seperti berpegangan tangan, saling mendengarkan, dan membicarakan topik-topik tertentu,” papar Rylee.

Di situlah ia masuk untuk memberikan sesuatu yang diinginkan pria beristri. Alasan lainnya adalah pria tersebut kehilangan minat terhadap istrinya karena perubahan penampilan.

“Ada istri yang berubah menjadi gemuk setelah menikah, berhenti memakai riasan, dan sering mengenakan celana olahraga, kamu akan kehilangan minat,” papar Rylee.

Saat itulah dia melangkah masuk. Rylee menganggap kehadirannya membuat sugar daddy lebih bahagia. Dengan begitu, ketika sugar daddy pulang ke rumah dan bertemu istrinya, suasana hati menjadi lebih baik.

“Mungkin dia jadi memperlakukan istrinya dengan lebih baik karena suasana hati yang senang,” pungkas Rylee.

ori