JAKARTA – The Voice Indonesia 2019 babak Blind Auditions pada Kamis (5/9/2019) yang tayang di GTV menampilkan 13 peserta yang dipilih oleh para Coach. Salah satu yang mencoba unjuk gigi adalah Ramona Bima dengan keunikan suaranya.

Ramona Bima asal Gorontalo membawakan lagu milik Bunga Citra Lestari berjudul Pernah Muda. Suara perempuan 23 tahun ini kemudian mencuri perhatian Nino. Personel grup RAN itu mengatakan, “Suara elu bikin gemas banget,” puji Nino usai penampilan perempuan yang akrab disapa Mona ini.

Baca Juga:

Pekan Kedua, The Voice Indonesia Season 4 Kedatangan Peserta Milenial

Penampilan Kelas Dunia Joy Fernando di The Voice Indonesia 2019

Ramona

Nino menambahkan jika Mona yang tak banyak mengaransemen lagu milik BCL itu dianggap sukses membawakannya di panggung The Voice Indonesia. Hanya saja dalam menentukan pilihannya, Nino dan Vidi sepakat untuk tidak memencet tombol merah, alias memilih.

Sosok yang kemudian memilih Mona adalah sang juri baru, Isyana Sarasvati. Ya, selain pelantun Tetap Dalam Jiwa ini memang tidak ada coach yang memilih peserta berhijab ini.

“Aku dari awal dengar suara kamu memang ingin memilih. Tapi masih menghayati lagu sampai ke bagian seperempat lagu,” kata Isyana.

Sebagai coach, Isyana menjelaskan jika ia membutuhkan suara unik seperti yang dihasilkan oleh Mona. Pujian juga turut diucapkan oleh perempuan lulusan Universitas Singapura ini.

“Kamu keren banget, suaranya itu groovy tanpa harus ada sesuatu yang berlebihan. Suara kamu juga tadi kedengarannya seperti membawa hati senang, kan ada ya yang seperti itu. Nah kamu salah satunya,” imbuh Isyana.

Baca Juga:

Pamer Pakaian Dalam, Clara Duo Semangka: Ukurannya Gede Banget

Perkenalkan Papa Baru, Vanessa Angel Tak Lagi Anggap Dody Soedrajat Ayah?

Nino RAN, Penyanyi Muda yang Jadi Coach The Voice Indonesia

Sependapat dengan apa yang dikatakan Isyana Sarasvati, Nino RAN menjelaskan jika saat ia mendengar suara Mona, ada beberapa teknik yang harus diperbaiki. Bagi pria yang juga berprofesi sebagai penyiar ini, meyakini jika bersama Isyana, Mona akan lebih bisa mengembangkan bakatnya.

“Isyana kan sering bilang tuh lulusan musik, jadi kami punya iman elu memang harus sama Isyana,” tutur Nino.

Mona pun bersyukur jika ia lolos Blind Auditions dengan bergabung ke dalam tim Isyana. Ia terlihat menangis haru dan kemudian mendapat pelukan dari sang coach.

Diakui oleh Mona, dirinya merupakan seorang mahasiswa sekaligus ibu rumah tangga dan menjadi penyanyi merupakan cita-citanya yang hampir terwujud.

ori