JAKARTA – The Voice Indonesia pada Kamis (12/9/2019) yang tayang di GTV menghadirkan kejutan dengan kehadiran Namira Adjani, putri sulung Alya Rohali sebagai kontestan. Menyanyikan lagu Intuisi milik Yura Yunita, gadis 19 tahun ini sukses diperebutkan oleh dua coach asal Bandung.

Namira Adjani tampil percaya diri dan terlihat tenang saat membawakan lagu Intuisi, sampai akhirnya Armand Maulana menekan tombol merah untuk memilihnya. Begitu kursi berputar, vokalis band Gigi itu terkejut dengan kehadiran Andjani.

Baca juga: Alya Rohali Bangga Anaknya Miliki Bakat Seni

Namira Adjani

Memasuki akhir lagu, Isyana Sarasvati pada akhirnya memutar kursi untuk memilih peserta yang merupakan putri Alya Rohali itu.

“Kamu itu anaknya Alya Rohali kan? Ya Allah sudah besar sekali ya sekarang,” ujar Armand Maulana.

Adjani kemudian mengiyakan dan mencoba mengingatkan Armand Maulana bahwa dirinya lah yang pernah menyarankan untuk ikut Audisi. “Ketemu aku pas SD terus om Armand bilang, ikut The Voice saja, sekarang aku ikut,” kata Adjani.

Baca juga: Jago Nyinden, Peserta Ini Jadi Rebutan Juri The Voice Indonesia 2019

Vidi dan Nino yang tidak memilih Adjani turut memberikan komentarnya. “Wah berat nih kalau sudah pakai nostalgia,” kata Nino.

Namira Adjani

Isyana Sarasvati tidak patah arang, ia pun memberikan komentar sekaligus saran untuk kemampuan vokal Adjani. Namun hal itu bisa diminimalisir saat putri Alya Rohali itu bergabung dengan timnya nanti.

“Tadi sempat terdengar satu note yang hilang. Tapi itu bukan masalah kalau kamu ada di tim Isyana,” tutur perempuan 26 tahun ini.

 

Usaha bukan hanya ditunjukkan oleh Isyana Sarasvati, tapi juga Armand Maulana yang berharap jika Adjani masuk ke dalam timnya. Meski berharap, namun sebagai coach, pelantun 11 Januari ini memberikan komentar objektifnya.

“Saya tahu kamu itu sejak SD sudah seni banget. Makanya tadi pas mendengar suaramu halus gitu. Benar kata Isyana tadi bahwa ada yang hilang gitu, jadi awalnya sudah enak, namun saat di akhir kamu mau asyik justru terdengar memaksa,” kata Armand.

Pada akhirnya, Adjani menjatuhkan pilihan kepada Isyana Sarasvati untuk menjadi coachnya.

ori