AALST – Marc Marquez kembali merajai kelas utama MotoGP pada musim ini. Secara keseluruhan, pembalap Repsol Honda itu telah mengoleksi delapan gelar juara dunia sejak membalap di kelas 125cc pada 2010 silam. Musim ini atau tepatnya pada MotoGP 2019, Marquez kembali melakukannya usai menang di GP Thailand 2019.

Menanggapi kemenangan pembalapnya tersebut, manajer Repsol Honda, Alberto Puig, memang mengakui kalau pembalap berjuluk Baby Alien itu layak mendapatkannya. Puig bahkan mengimbau kepada tim lain untuk bekerja lebih keras.

Baca juga: Marquez Kehilangan Suara Usai Berpesta Gelar Juara di Bangkok

Marc Marquez segel gelar juara dunia MotoGP 2019

“Kami sangat menghormati para kompetitor. Apa kami menjatuhkan moral mereka? Entahlah. Yang harus mereka lakukan adalah kerja keras. Seperti semua orang, mereka punya pilihan,” ujar Puig, seperti dilansir dari laman Marca, Rabu (9/10/2019).

“Setiap pabrikan punya cara kerja sendiri. Kami pun punya pebalap sendiri dan kami melakukan apa yang kami ketahui dengan baik,” lanjut mantan manajer pribadi Dani Pedrosa tersebut.

Di sisi lain, Puig sendiri mengakui kalau para kompetitor selalu memiliki peluang untuk menjegal Honda kapanpun. Baik Yamaha, Ducati ataupun Suzuki dinilainya punya kelebihan tersendiri.

Marc Marquez dan Fabio Quartararo

“Kami punya rasa hormat yang tinggi pada kompetisi ini. Kami tahu Yamaha adalah pabrikan hebat. Mereka adalah musuh utama Honda sepanjang hidup. Ducati dalam beberapa tahun belakangan mengalami kemajuan besar. Suzuki merakit motor yang sangat baik,” tambahnya.

ori