MASIH ingatkah Anda dengan jaket antikanker milik dr. Warsito? Ya, jaket tersebut sempat booming dan menjadi buah bibir masyarakat karena kemampuannya yang dapat menyembuhkan kanker.

Meski demikian, hal tersebut masih menjadi pro dan kontra. Pasalnya beberapa penelitian, masih belum menemukan secara ilmiah, dampak yang dihasilkan dalam penggunaan jaket antikanker tersebut.

Sebagaimana diketahui, dr. Warsito Purwo Taruno ini melakukan riset berkaitan dengan Electrical Capacitance Volume Tomography (ECVT) dan Electro Capacitive Cancer Therapy (ECCT).

Hal itu pun akhirnya mengundang tim review dari Kemenkes Kemenristekdikti, LIPI dan KPKN untuk melakukan penelitian. ECVT dinilai dapat mendiagnosa kanker sementara ECCT sebagai alat terapi kanker.

Dari hasil penelitian, Pelaksana Tugas Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Tri Tarayati, menyimpulkan keamanan dan manfaatnya masih belum diketahui.

Penelitian ECCT ini akan dilanjutkan sesuai kaidah pengembangan alat kesehatan. Selain itu, alat ini juga akan dikembangkan melalui pipeline pengembangan alat ECCT per jenis kanker, mulai dari pra-klinik sampai klinik sesuai dengan kaidah cara uji klinik yang baik.

Penelitian ECCT ini akan dilanjutkan sesuai kaidah pengembangan alat kesehatan. Selain itu, alat ini juga akan dikembangkan melalui pipeline pengembangan alat ECCT per jenis kanker, mulai dari pra-klinik sampai klinik sesuai dengan kaidah cara uji klinik yang baik

Kemenkes sudah membentuk tim konsorsium yang sudah bekerja sejak awal Januari 2016. Mereka juga membuat protokol penelitian uji pra-klinik dan akan mendorong percepatan tahapan penelitian.

Lebih lanjut, apabila hasilnya baik, maka akan dilanjutkan dengan uji klinik yang dilaksanakan di Fasyankes yang ditunjuk. Sementara terkait pasien lama yang menggunakan ECCT maka tetap diperbolehkan bersamaan dengan pelayanan kesehatan yang dijalani.

ori