CLERMONT-FERRAND – Ajang balap MotoGP kembali menyapa penggemarnya setelah jeda selama tiga pekan usai seri terakhir di Inggris. Akhir pekan ini, Sirkuit Misano akan menjadi tempat para pembalap motor kelas dunia saling adu cepat pada gelaran MotoGP San Marino 2019, 13-15 September mendatang.

Karakter sirkuit sepanjang 4,226 kilometer (km) itu membawa tantangan tersendiri bagi penyedia ban MotoGP, Michelin. Misano diketahui memiliki 10 tikungan ke kanan dan enam ke kiri serta aspal yang cukup abrasive terhadap ban.

Michelin membawa kompon asimetris ke Misano (Foto: MotoGP)

Baca juga: Meregalli Ungkap Kekurangan Motor Yamaha Jelang MotoGP San Marino 2019

Kondisi tersebut membuat Michelin menyediakan ban dengan karakter berbeda. Ban depan dan belakang sama-sama berkompon soft, medium, dan hard. Namun, khusus ban belakang medium dan hard dirancang asimetris dengan sisi kanan yang lebih keras untuk mengatasi jumlah tikungan di Misano.

Sementara untuk ban basah, Michelin menyediakan kompon soft dan extra soft untuk ban depan (simetris), serta ban belakang soft (asimetris) dan medium. Alokasi ban tersebut diyakini oleh Direktur Balap Roda Dua Michelin, Piero Taramasso, akan membuat balapan berlangsung seru.

Piero Taramasso yakin pilihan ban Michelin sudah tepat

“Balapan di Misano tahun lalu berlangsung dengan luar biasa. Para pembalap berkali-kali mencatatkan waktu satu putaran yang sangat cepat dan memecahkan rekor. Semua kompon ban bekerja dengan baik dan mencatat waktu yang konstan selama 27 putaran,” ucap Piero Taramasso, dinukil dari Corse di Moto, Selasa (10/9/2019).

“Kami berupaya mengulangi pencapaian tersebut dan memberikan opsi ban yang lebih banyak bagi para pembalap dan tim,” imbuh pria berkebangsaan Italia itu.

ori