MANCHESTER – Manchester City kini sedang kebingungan setelah Aymeric Laporte menderita cedera lutut sehingga harus absen selama beberapa bulan ke depan. Kehilangan Laporte adalah pukulan telak untuk Man City sebab tak ada bek tengah dengan kemampuan sebanding di bangku cadangan.

Man City mungkin memiliki John Stones di bangku cadangan tetapi penampilan pemain berpaspor Inggris itu belum maksimal sejak musim lalu. Seperti yang dilaporkan Sports Mole, Minggu (8/9/2019), Man City akhirnya memutuskan untuk mencari bek tengah baru di bursa transfer musim dingin 2020 dan pilihan pun jatuh ke pemain Inter Milan, Milan Skriniar.

Milan Skriniar (Foto: AFP)

Namun, tak akan mudah untuk mendapatkan tanda tangan Skriniar yang kini menjadi andalan Inter di lini pertahanan. Pelatih Inter, Antonio Conte, selalu memainkan Skriniar di dua pekan pertama Liga Italia 2019-2020. Hal itu membuktikan kepercayaan Conte terhadap Skriniar.

BACA JUGA: Skriniar: Bersama Conte, Inter Bakal Raih Kesuksesan di Musim 2019-2020

Skriniar pun beberapa kali menyatakan kesetiannya untuk Inter saat ada tim-tim besar Eropa mendekatinya. Sebelum Man City ada rival sekota mereka yakni Manchester United yang juga mendekati Skriniar di bursa transfer musim panas 2018.

Milan Skriniar (Foto: AFP)

Skriniar tak tergoda dengan pendekatan Man United dan lebih memilih untuk berseragam La Beneamata –julukan Inter– hingga saat ini. Kesetiaan Skriniar terhadap Inter semakin membuat terjal jalan yang akan ditempuh Man City guna membujuknya pindah.

Apabila Skriniar gagal direkrut pada bursa transfer musim dingin 2020 maka Pelatih Man City, Josep Guardiola, harus mengandalkan Stones hingga Laporte pulih. Jika tidak memilih Stones maka Guardiola kemungkinan besar akan memainkan Fernandinho yang berposisi asli sebagai gelandang bertahan sebagai tandem Nicolas Otamendi di jantung pertahanan Man City.

ori