SEMENJAK Piala Super Eropa digelar pada 1973, ada lima tim asal Inggris yang menjadi kampiun di ajang tersebut. Liverpool tercatat sebagai tim tersukses dengan koleksi tiga gelar, diikuti Manchester United, Chelsea, Nottingham Forrest dan Aston Villa yang sama-sama mendapatkan satu trofi.

Selain tercatat sebagai tim tersukses, The Reds –julukan Liverpool– diketahui sebagai tim Inggris terakhir yang memenangi trofi Piala Super Eropa, tepatnya pada 2005. Saat itu, Steven Gerrard dan kawan-kawan yang berstatus sebagai kampiun Liga Champions 2004-2005 menang 3-1 atas CSKA Moskow, lewat brace (dua gol) Djibril Cisse dan Luis Garcia.

Liverpool

(Liverpool saat menjuarai Piala Super Eropa 2005)

Setelah kemenangan di atas, sebenarnya ada tiga edisi di mana wakil Inggris ambil bagian di ajang yang mempertemukan kampiun Liga Champions dan Liga Eropa tersebut. Sebut saja pada 2008, 2012 dan 2013.

BACA JUGA: Berapa Kali Liverpool dan Chelsea Tampil di Piala Super Eropa?

Hanya saja, hasilnya tidak sesuai harapan, yang mana wakil-wakil Inggris selalu mengalami kekalahan. Hasil minor pertama dialami Manchester United pada 2008. Berstatus sebagai jawara Liga Champions 2007-2008, Man United racikan Sir Alex Ferguson takluk 1-2 dari Zenit St. Petersburg.

Kemudian pada 2012 dan 2013, giliran Chelsea yang menjadi wakil Inggris di Piala Super Eropa. Setelah kalah 1-4 dari Atletico Madrid pada 2012, The Blues –julukan Chelsea– dikalahkan Bayern Munich semusim berselang via adu penalti dengan skor 4-5.

Chelsea

(Chelsea kalah 1-4 dari Atletico Madrid)

Akan tetapi, setelah penantian selama 14 tahun lamanya, wakil Inggris akan kembali menjadi yang terbaik di Piala Super Eropa. Sebab pada dini hari nanti, Piala Super Eropa 2019 akan mempertemukan dua wakil asal Inggris yakni Liverpool dan Chelsea.

ori