JAKARTA – Tim Nasional (Timnas) Indonesia terakhir kali meraih medali emas cabang olahraga sepakbola SEA Games ialah pada 1991 saat digelar di Filipina. Saat itu di partai puncak, Indonesia mengalahkan Thailand via adu penalti dengan skor 4-3.

Setelah SEA Games 1991, Timnas Indonesia tak pernah lagi menjadi kampiun. Prestasi terbaik Timnas Indonesia ialah merebut medali perak edisi 1997, 2011 dan 2013. Akan tetapi, secercah harapan soal potensi merebut medali emas SEA Games 2019 merebak.

Widodo

(Widodo salah satu pemain Timnas Indonesia yang terdaftar saat menjuarai SEA Games 1991)

Sebab, SEA Games 2019 bakal digelar di Filipina, negara terakhir di mana Indonesia merebut medali emas. Selain itu ada modal lain yang memperbesar peluang Timnas Indonesia mengangkat trofi di akhir turnamen.

BACA JUGA: 2 Pemain Senior Diizinkan Tampil di SEA Games 2019, Untungkan Timnas Indonesia?

Pada awal tahun ini, Timnas Indonesia U-22 racikan Indra Sjafri menjadi kampiun Piala AFF U-22 2019 yang digelar di Kamboja. Nantinya skuad Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2019, mayoritas diisi nama-nama yang membawa skuad Garuda Muda menjadi jawara di Kamboja.

Di SEA Games 2019, Timnas Indonesia U-22 juga diizinkan diperkuat dua pemain senior. Menurut regulasi terbaru yang dikeluarkan penyelenggara SEA Games, semua tim diizinkan membawa dua pemain senior dari total 20 nama pesepakbola yang didaftarkan.

Evan Dimas

(Evan Dimas bisa perkuat Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2019 Filipina)

Sejauh ini ada lima nama senior yang didaftarkan. Mereka ialah Evan Dimas (24 tahun), Zulfiandi (24 tahun), Manahati Lestusen (25 tahun), Hansamu Yama (25 tahun) dan Beto Goncalves (38 tahun). Karena itu, harapannya sangat jelas, Timnas Indonesia U-22 dapat berjaya di SEA Games 2019, demi mengulangi pencapaian pada 1991.

ori