MADRID – Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, menyebut ibunya marah-marah setelah terjatuh pada sesi latihan bebas pertama (FP1) pada MotoGP Thailand 2019. Hal tersebut dirasa normal karena caranya terjatuh cukup mengerikan.

Seperti diketahui, Marc Marquez terpelanting dari motornya di tikungan tujuh Chang International Circuit pada Jumat 4 Oktober 2019 siang WIB. Motor RC213V bernomor 93 miliknya ringsek, tetapi sang pembalap tidak mengalami cedera berarti.

Marc Marquez sempat dilarikan ke rumah sakit (Foto: Twitter/MotoGP)

Baca juga: Cedera Bahu di Awal Musim 2019 Buat Marquez Pusing

Kecelakaan tersebut membuat sang ibu, Roser Alenta, marah besar karena anaknya mengawali pekan balapan dengan insiden. Penderitaan tidak hanya dialami ibunya saja, tetapi juga seluruh anggota keluarga Marquez. Beruntung, The Baby Alien mampu mengakhiri balapan dengan gelar juara.

“Ya! Saya sudah membuatnya sangat marah ketika terjatuh karena memulai pekan ini dengan ketakutan luar biasa. Anda yang mengalami kecelakaan, tetapi orang-orang sekitar yang menderita lebih besar, baik ibu maupun ayah saya, semua keluarga merasa sakit,” tutur Marc Marquez dalam sebuah acara di Madrid, Spanyol, dikutip dari laman resmi Honda Racing Corporation, Kamis (10/10/2019).

“Keluarga selalu berada di belakang saya selama bertahun-tahun. Secara logis, mereka adalah pihak-pihak yang menderita selama ini,” imbuh pembalap berusia 26 tahun itu.

Marc Marquez bersama keluarganya (Foto: Facebook/Box Repsol)

Penderitaan keluarga besar Marquez akhirnya terbayar lunas dengan gelar juara dunia kedelapan setelah keluar sebagai pemenang di MotoGP Thailand 2019. Meski sudah menjadi juara dunia, Marc Marquez tetap akan membalap di empat seri tersisa dengan serius.

ori