MEDAN – Sebanyak dua penerbangan dari Bandara Internasional Kualanamu (KNO) di Deliserdang, Sumatera Utara, menuju Bandara Internasional Pulau Pinang, Malaysia, terpaksa dibatalkan. Pembatalan dilakukan karena kondisi di bandara tujuan yang tengah diselimuti kabut asap sehingga menyebabkan rendahnya jarak pandang pilot.

Manager Hukum dan Humas PT Angkasa Pura II Cabang Kualanamu, Wisnu Budi Setianto mengatakan, kedua penerbangan yang dibatalkan adalah penerbangan Lion Air dengan nomor penerbangan JT 132, serta penerbangan AirAsia dengan nomor penerbangan QZ 108.

“Pembatalan penerbangan lebih disebabkan karena alasan bandara tujuan mengalami visibility below minimal atau jarak pandang rendah oleh kabut asap sehingga perlu adanya penundaan atau mengalami cancel,” kata Wisnu, Rabu (18/9/2019).

Ilustrasi kabut asap

Selain dua penerbangan yang dibatalkan, sebanyak 8 penerbangan tujuan Pekanbaru dan Pulau Pinang juga sempat mengalami penundaan. Yakni penerbangan Lion Air dengan nomor penerbangan JT 124 tujuan Kualanamu-Pekanbaru, yang dijadwalkan terbang pukul 07.35 WIB, ditunda hingga 09.39 WIB.

Lalu penerbangan Citilink dengan nomor penerbangan QG 928 tujuan Kualanamu-Pekanbaru, yang dijadwalkan terbang pukul 07.50 WIB, lalu ditunda hingga pukul 09.15 WIB. Kemudian penerbangan Lion Air dengan nomor penerbangan 132 tujuan Kualanamu-Penang (Malaysia), yang dijadwalkan pukl 07.50 WIB namun baru bisa diterbangkan pukul 08.08 WIB.

Baca Juga : Karhutla Riau, Wiranto : Tak Separah Seperti yang Diberitakan

Penundaan juga dilakukan terhadap penerbangan Lion Air dengan nomor penerbangan JT 102 tujuan Kualanamu-Penang, dari pukul 08.35 WIB menjadi 12.19 WIB. Kemudian penerbangan Ariasia Indonesia dengan nomor penerbangan QZ 106 tujuan Kualanamu-Penang, yang ditunda dari pukul 10:20 WIB menjadi pukul 19.30 WIB.

Lalu penerbangan Airasia Indonesia dengan nomor penerbangan QZ 104 tujuan Kualanamu-Penang, yang dijadwalkan ulang dari pukul 19.30 WIB menjadi pukul 23.30 WIB. Selanjutnya penerbangan Lion Air dengan nomor penerbangan JT 847 tujuan Kualanamu-Penang, yang dijadwalkan terbang pukul 10:55 WIB namun baru dapat diterbangkan pukul 13.10 WIB.

“Sementara itu, satu penerbangan lainnya yakni Silk Air dengan nomor penerbangan MI 346 tujuan Singapura-Penang yang berangkat dari Singapura pada pukul 08:05 waktu setempat dan terpaksa dialihkan pendaratannya ke Kualanamu pada pukul 09.32 WIB dan baru diterbangkan kembali menuju Penang pada pukul 14.21 WIB,” papar Wisnu.

(aky)


ori