MISANO – Hubungan antara Manajer Umum Ducati Corse, Luigi Dall’Igna, dan Andrea Dovizioso dikabarkan sedang tidak harmonis. Keduanya dirumorkan berselisih paham usai sang pembalap mengkritik kemampuan motor Desmosedici GP19 secara terang-terangan usai MotoGP Jerman 2019.

Andrea Dovizioso waktu itu menyebut Sirkuit Sachsenring di Jerman mengungkap kelemahan terbesar motor Ducati, yakni kecepatan di tikungan. Ia bahkan berani menyebut kalau motor itu masih kalah kelas dibandingkan RC213V milik Honda atau YZR M-1 punya Yamaha, terutama di tikungan.

Andrea Dovizioso mengkritik motor Ducati yang belum sempurna (Foto: MotoGP)

Baca juga: Sudah Bugar Lagi, Dovizioso Bidik Podium di Misano

Gigi Dall’Igna langsung menepis kabar keretakan hubungannya dengan Andrea Dovizioso. Pria berkebangsaan Italia itu menganggap wajar masukan dari pembalapnya dan masalah tersebut sudah bisa diselesaikan dengan cepat.

“Ada perbedaan besar dalam atmosfer tim yang ingin menang dengan tidak sukses. Ada beberapa batas yang bisa diluruskan, tetapi ada juga kesadaran bahwa kami sudah melakukan pekerjaan bagus dalam beberapa tahun terakhir dan itu penting,” ujar Luigi Dall’Igna, dikutip dari Corse di Moto, Kamis (12/9/2019).

“Kami punya beberapa ide untuk diimplementasikan. Saya tidak tahu apakah kami bisa menunjukkannya pada tahun ini. Yang pasti, ada sesuatu yang siap dikeluarkan dan saya berharap itu langkah yang kami butuhkan,” sambungnya.

Gigi Dalligna menganggap wajar terjadi perselisihan pendapat (Foto: MotoGP)

Meski pada kategori pembalap jauh tertinggal dari Marc Marquez, Ducati bisa berbangga hati dengan klasemen di kateogori tim. Duet Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci terbukti krusial dengan menempatkan Ducati Corse di peringkat satu berkat sumbangan total 317 poin, unggul cukup jauh dari Repsol Honda (281 poin).

ori