JAKARTA – Pelatih Ganda Putra PBSI, Herry Iman Pierngadi, menyambut datangnya Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019 dengan optimisme. Karena ia menilai ganda putra Indonesia memiliki potensi yang cukup besar untuk meraih gelar juara.

Dalam turnamen tersebut, PBSI sejatinya hanya menargetkan satu gelar juara. Adapun gelar juara tersebut diharapkan datang dari nomor ganda putra. Pasalnya, dibandingkan dengan sektor lainnya, performa dan kualitas ganda putra lebih menjanjikan.

Baca juga: Greysia/Apriyani Diharapkan Bisa Bersaing di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019

Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya sedang bertanding

Sebagaimana diketahui, saat ini ganda putra Indonesia, yakni Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menempati peringkat pertama dan kedua dunia. Meski demikian, Herry IP tak ingin anak didiknya menjadikan target yang diberikan PBSI tersebut sebagai beban.

Sedangkan untuk undian sendiri, ganda putra Indonesia sebenarnya tak terlalu diuntungkan. Karena sebanyak tiga pasang ganda putra Indonesia berada di pot atas. Dengan kondisi tersebut, maka peluang terciptanya all Indonesian final pun tertutup.

“Seperti biasa ganda putra selalu ditargetkan untuk juara. Buat saya itu tantangan, tapi buat pemain jangan dijadikan beban. Melihat hasil undian, menutup kemungkinan Indonesia buat all Indonesian final, seperti yang terjadi kemarin di Indonesia Open dan Jepang Open. Karena ada tiga pasangan kumpul di pot atas,” ujar Herry IP, menyadur dari laman resmi PBSI, Rabu (14/8/2019).

Fajar Alfian/Muhammad Rian sedang berlaga

“Undiannya memang sedikit kurang bagus buat kami. Tapi pemain Jepang dan China juga sama, pemain mereka kumpul di undian bawah semua. Harapannya kami bisa merebut gelar, saya selalu optimis karena hasil kemarin di dua kejuaraan besar kami bisa meraih gelar. Saya sebagai pelatih harus optimis,” lanjutnya.

ori