Gaya hidup sehat bisa mengurasi risiko terkena Alzheimer atau bentuk lain demensia meskipun gen orang itu meningkatkan risiko penyakit yang merusak daya ingat tersebut, demikian hasil temuan penelitian besar.

Orang yang secara genetika berisiko tinggi dan mempunyai kebiasaan yang buruk bagi kesehatan, sekitar tiga kali lebih mungkin mengidap demensia dibandingkan mereka yang secara genetika berisiko rendah dan menjalani kebiasaan yang baik, menurut tim peneliti itu, Minggu (14/7), seperti dilansir kantor berita Associated Press.

Terlepas dari seberapa besar risiko orang itu secara genetika, asupan makanan yang baik, olahraga yang cukup, membatasi minuman beralkohol, dan tidak merokok, memperkecil kemungkinan demensia.

“Saya menganggap itu kabar baik,” ujar John Haaga dari Institut Nasional Amerika untuk Penuaan, satu dari banyak sponsor penelitian itu. ”Tak ada yang bisa menjamin kita akan lolos dari penyakit mengerikan itu, tetapi kebiasaan hidup sehat membantu ke arah sana,” katanya.

Hasil temuan itu akan dibahas pada Konferensi internasional Alzheimer’s Association di Los Angeles dan diterbitkan online oleh Journal of American Medical Association.

Sekitar 50 juta orang mengidap demensia, dan Alzheimer adalah jenis yang paling umum. Gen dan gaya hidup berkontribusi pada banyak penyakit, tetapi tim peneliti baru-baru ini memiliki alat dan informasi untuk melakukan penelitian besar guna mengetahui seberapa penting setiap faktor itu.

Satu penelitian semacam itu beberapa tahun lalu mendapati, hidup sehat bisa membantu mengatasi risiko secara genetika terkena penyakit jantung. Kini tim peneliti menunjukkan hal yang sama untuk demensia.[ka/ft]

ori