krim asam glikolat


Asam glikolat (glycolic acid) termasuk dalam kategori alpha hydroxy acid yang lazim digunakan dalam perawatan kulit wajah.

Asam glikolat tersedia dalam berbagai konsentrasi dari sangat ringan (5 persen) sampai dengan kuat (60 persen).

Meski umum digunakan sebagai perawatan kulit wajah, terdapat beberapa bahaya asam glikolat yang harus diwaspadai.

Konsentrasi yang tidak tepat serta pemakaian yang terlalu sering bisa membahayakan kesehatan secara keseluruhan.

Asal dan Kegunaan

Asam glikolat bisa disintesis dari sumber alami seperti dari tebu dan berbagai buah-buahan.

Namun, bahan kimia ini juga bisa diproduksi secara sintetis di laboratorium maupun dalam skala industri.

Terdapat berbagai kegunaan asam glikolat diantaranya sebagai pelarut polimer, agen pembersih, dan dalam berbagai aplikasi industri.

Asam glikolat juga digunakan dalam penyamakan kulit, pembersih industri, serta pengolahan air.

Jenis

Asam glikolat dianggap ramah terhadap lingkungan dan merupakan asam yang kuat. Di alam, bahan kimia ini akan terurai hingga 89 persen dalam 7 hari.

Asam glikolat yang digunakan dalam kosmetik tentu saja lebih lemah dibandingkan yang digunakan dalam industri.

Namun hal ini tetap harus dijadikan sumber kewaspadaan, mengingat asam glikolat pada dasarnya bersifat asam kuat.

Fitur

Saat digunakan untuk perawatan wajah, disarankan menggunakan asam glikolat dalam konsentrasi rendah.

Konsentrasi yang terlalu tinggi berpotensi membakar kulit wajah dan mungkin memerlukan perhatian medis segera.

Manfaat

Konsentrasi asam glikolat yang berbeda memiliki kegunaan yang berbeda pula.

Konsentrasi asam glikolat tingkat rendah antara 5 sampai 10 persen, berguna mengelupas kulit untuk memberikan tekstur kulit yang lebih halus. Konsentrasi tersebut dianggap aman untuk penggunaan sehari-hari.

Konsentrasi moderat asam glikolat antara 10 sampai 50 persen, akan memberikan efek yang lebih kuat sehingga mungkin tidak cocok digunakan setiap hari.

Sedangkan penggunaan asam glikolat dengan konsentrasi lebih tinggi harus dilakukan di bawah pengawasan dokter untuk mencegah terjadinya komplikasi yang tidak diinginkan.

Bahaya Asam Glikolat

Pada konsentrasi tinggi, asam glikolat akan menimbulkan berbagai efek samping.

Efek samping yang mungkin terjadi diantaranya adalah sensasi menyengat dan terbakar.

Sementara itu, ruam kemerahan juga mungkin muncul, tergantung pada konsentrasi asam yang digunakan.

Asam glikolat berpotensi membuat kulit kering dan mengelupas. Salah satu efek serius namun jarang terjadi adalah terjadinya perubahan warna kulit.

Pada kasus ini, warna kulit berubah menjadi lebih terang atau lebih gelap.

Bahaya Serius

Bahaya terbesar penggunaan asam glikolat adalah terbakarnya kulit.

Hal ini dapat terjadi saat menggunakan asam glikolat dengan konsentrasi tinggi tanpa pengawasan dokter atau menggunakan asam glikolat terlalu sering.

Kulit terbakar yang parah akan membutuhkan perawatan medis.[]

sumber

2 KOMENTAR