AALST – Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, menuding ban sebagai penyebab kegagalan Marc Marquez memenangkan balapan di MotoGP Austria 2019. Ia begitu yakin kemenangan bisa diraih Marquez jika memilih ban yang berbeda saat melakoni balapan di seri ke-11 MotoGP 2019 tersebut.

Marquez memang harus mengubur impiannya untuk mematahkan dominasi Ducati di Sikruit Red Bull Ring. Sebab, kemenangan yang sudah di depan matanya harus terusik lantaran Dovizioso berhasil menyalip di tikungan terakhir lap ke-28 MotoGP Austria 2019.

BACA JUGA: Marquez Gagal Menang di Austria, Puig: Kami Akan Bayar di Silverstone!

Akibatnya, The Baby Alien –julukan Marquez– akhirnya harus puas finis di tempat kedua dengan catatan waktu yang terpaut begitu tipis, yakni hanya 0,213 detik. Sementara Dovizioso, ia berhasil memperpanjang dominasi Ducati di Austria yang telah terjaga sejak musim 2016.

Andrea Dovizioso dan Marc Marquez

Puig yakin hasil yang berbeda bisa diraih Marquez jika menggunakan ban yang berbeda saat mentas di Sirkuit Red Bull Ring. Meski begitu, ia tak mau menyesali semua pilihan ini karena Marquez sendiri telah berhasil berjuang memperebutkan kemenangan hingga akhir.

“Kami hanya ingin mencoba menemukan ritme yang baik dan stabil dan kemudian memutuskan bagaimana kami ingin pergi. Ini jadi cara kami dalam menghadapi semua balapan di MotoGP,” ujar Puig, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Rabu (14/8/2019).

Andrea Dovizioso dan Marc Marquez

“Saya tidak ingin mengatakan kami membuat pilihan ban yang salah di Austria, tetapi saya cukup yakin kami akan mencapai hasil yang berbeda jika kami memilih ban yang berbeda. Tetapi, Marc (Marquez) masih berhasil memperjuangkan kemenangan hingga akhir,” tukasnya.

ori