Jakarta – Sempat viral foto orang-orang yang menyebarkan perilaku kurang baik pengguna MRT. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta masyarakat untuk tidak ejek pengguna moda raya terpadu (MRT) yang makan di stasiun layaknya piknik. Menurutnya, menegur mereka lebih baik daripada memviralkannya.

“Nah ini, jangan merendahkan, jangan menghina, jangan mengejek, kita semua mengalami proses pembelajaran, tidak semua orang pernah naik kendaraan apa pun. Ada yang baru naik pesawat pertama kali juga ada di bangsa kita ini,” ucap Anies kepada wartawan di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jalan Kembangan Raya, Selasa (26/3/2019).

Dikutip dari Inc, berikut ini adalah beberapa tips untuk menegur orang lain tanpa membuatnya tersinggung.


1. Lakukan secara to the point

Lakukan kritikann tanpa bertele-tele. Mencoba untuk menyembunyikan kritikan dengan ‘kode-kode’ hanya akan membuat orang merasa bingung atau justru tersinggung.

Sebagai contoh, kamu ingin menegur temanmu yang tidak berpakaian rapi untuk rapat, jangan mengatakan “kebanyakan orang sih bakal baju yang lebih bagus kalau datang ke rapat yang itu”, tapi coba dengan mengatakan “kamu kayaknya kurang rapi deh,” dan tambahkan beberapa tips agar dia bisa memperbaiki kesalahannya.

2. Lakukan secara spesifik

Kritik jangan sampai membuat orang merasa direndahkan. Sesuatu seperti “kamu tidak melakukannya dengan benar” itu tidak spesifik.

Misalnya, ada orang yang berdiri pada koridor yang salah saat naik Transjakarta, beri tahu ia apa yang salah dan apa yang bisa ia lakukan. Kalau cuma bilang salah dan salah doang, ya nggak ada yang bisa ia ambil sebagai pelajaran. Besoknya bakalan masih salah lagi deh.

3. Fokus pada apa yang ia lakukan bukan orangnya

Mengkritik seseorang secara langsung akan selalu membuatnya merasa buruk, dan tidak akan melakukan apa pun untuk mengilhami perubahan positif. Sebagai contoh, anak buahmu tidak bisa membangun hubungan baik dengan klien. Memberitahu dia bahwa dia bukan orang yang sangat ramah cuma penghinaan dan tidak memberikan kesempatan kedua untuk memperbaiki kesalahan. Tapi, cobalah dengan mengatakan “mungkin karena pilihan katamu atau sikap kamu dianggap dia kurang ramah, kamu bisa memperbaikinya dipertemuan selanjutnya.”

4. Temukan sesuatu untuk dipuji

Pernah dengar yang namanya ‘sandwich pujian’? Jadi kamu mengatakan sesuatu yang menyenangkan, memberikan kritik, dan kemudian menutup dengan sesuatu yang baik.

Sebagai pengandaian, ada orang yang baru pertama kali naik MRT, lalu ia ‘piknik’ di dalam kereta. Kamu bisa mendekati dan ajak bicara “wah pertama kali naik kereta ya? hebat ih, ngurangin macet loh!”. Nah saat orang itu sudah merasa senang dan ikut terpancing ngobrol dengan kamu, baru deh kamu tegur dia, “tapi kan nggak boleh makan di dalam sini ya? Makannya nanti saja ya pas turun.”

Kalau dia sudah menuruti, kamu bisa memujinya “wah enak ya kalau naik transportasi MRT kayak gini, semuanya tertib. Nggak kalah sama Singapura deh jadinya!”. (ask/up)

sumber